“Sekian lama aku menunggu..untuk kedatanganmu..bukan lah engkau telah berjanji..kita jumpa disini..datanglah..kedatanganmu kutunggu….”
(Ridho Rhoma-menunggu)
Menurut gw itu lagu yang pas banget gw dendangkan sekarang. Secara udah ± 5 bulan terombang-ambing dalam ketidak pastian dan akhirnya dapet juga ijazah. Akhirnya status gw JELAS.
Tuhan, izinkan ku untuk berterima kasih pada-Mu karena telah menciptakan mata yang indah ini. Karena sebelum mendapatkan ini ijazah. Gw sempet adu tatapan tajam sama pihak akademik. Ternyata mereka masih punya kepekaan seperti manusia yang lain. Tak selang beberapa lama, mereka pun mengerti apa arti tatapan tajam gw. Terkabullah do’a dari para mahasiswa/I di ke-empat jurusan yang ada di kampus yang aneh itu. Ijazah bisa di ambil tanpa bisa di wakilkan.
Sedikit pesan singkat gw layangkan ke salah seorang mahasiswa. Dan terjadilah JARKOM (jaringan komunikasi). Sebagian mahasiswa yang penasaran akan kebenaran issue pembagian itu (BLT kale..). Akhirnya mengerahkan massa menuju ke arah kampus. Di kampus nan asri dan banyak rumput-rumput liarnya. Dan tanpa plang juga. Berada tepat di sebelah D4 Kebidanan. Bertemulah kedua belah pihak (mahasiswa dengan perwakilan akademik)sedikit kontak batin namun bisa di kendalikan..(lebay.com)
Dan disinilah gw dapet plus-plusnya (point indosat kalee…). Setelah ± 4 bulan tidak bersua dengannya (seorang pria yang memiliki “.....”). Tuhan mempertemukan kami berdua. Otak gw akhirnya agak sedikit berputar merangkai beberapa pertanyaan yang ngga penting. Ih, wajahnya makin lucu aja, senyumannya tambah seperempat kilo manisnya. Kayaknya ganti parfume deh. Plat motor plus motornya kayaknya beda juga. Kira-kira udah ganti cewek belom ya?. Ach, lama-lama bisa gila gw. (bukan bisa tapi udah). Sebenernya masih banyak banget pertanyaan yang berkecamuk di benak gw. Tapi, waktu jua yang memisahkan kita. Gw berpisah lagi deh. Tapi, ga papa gw kan tadi dah sempet liat-liatan..hehe..
Kayaknya ini yang sedang Raffi Ahmad rasain ke teh Yuni..
“ semua karena cinta ku tersenyum , semua karena cinta ku tertawa….”
(Ridho Rhoma-menunggu)
Menurut gw itu lagu yang pas banget gw dendangkan sekarang. Secara udah ± 5 bulan terombang-ambing dalam ketidak pastian dan akhirnya dapet juga ijazah. Akhirnya status gw JELAS.
Tuhan, izinkan ku untuk berterima kasih pada-Mu karena telah menciptakan mata yang indah ini. Karena sebelum mendapatkan ini ijazah. Gw sempet adu tatapan tajam sama pihak akademik. Ternyata mereka masih punya kepekaan seperti manusia yang lain. Tak selang beberapa lama, mereka pun mengerti apa arti tatapan tajam gw. Terkabullah do’a dari para mahasiswa/I di ke-empat jurusan yang ada di kampus yang aneh itu. Ijazah bisa di ambil tanpa bisa di wakilkan.
Sedikit pesan singkat gw layangkan ke salah seorang mahasiswa. Dan terjadilah JARKOM (jaringan komunikasi). Sebagian mahasiswa yang penasaran akan kebenaran issue pembagian itu (BLT kale..). Akhirnya mengerahkan massa menuju ke arah kampus. Di kampus nan asri dan banyak rumput-rumput liarnya. Dan tanpa plang juga. Berada tepat di sebelah D4 Kebidanan. Bertemulah kedua belah pihak (mahasiswa dengan perwakilan akademik)sedikit kontak batin namun bisa di kendalikan..(lebay.com)
Dan disinilah gw dapet plus-plusnya (point indosat kalee…). Setelah ± 4 bulan tidak bersua dengannya (seorang pria yang memiliki “.....”). Tuhan mempertemukan kami berdua. Otak gw akhirnya agak sedikit berputar merangkai beberapa pertanyaan yang ngga penting. Ih, wajahnya makin lucu aja, senyumannya tambah seperempat kilo manisnya. Kayaknya ganti parfume deh. Plat motor plus motornya kayaknya beda juga. Kira-kira udah ganti cewek belom ya?. Ach, lama-lama bisa gila gw. (bukan bisa tapi udah). Sebenernya masih banyak banget pertanyaan yang berkecamuk di benak gw. Tapi, waktu jua yang memisahkan kita. Gw berpisah lagi deh. Tapi, ga papa gw kan tadi dah sempet liat-liatan..hehe..
Kayaknya ini yang sedang Raffi Ahmad rasain ke teh Yuni..
“ semua karena cinta ku tersenyum , semua karena cinta ku tertawa….”
Komentar
TIPU!